Semoga rahmat Tuhan kita Yesus Kristus, kasih Allah Bapa, dan persekutuan Roh Kudus bersamamu. Dalam nama Bapa, dan Putra, dan Roh Kudus. Amin.
Tuhan, kasihanilah kami. Kristus, kasihanilah kami. Tuhan, kasihanilah kami.
Di atas gunung yang tinggi, di hadapan para murid-Nya, Kristus menyatakan kemuliaan yang sejati.
Wajah-Nya bercahaya seperti matahari. Pakaian-Nya menjadi putih berkilauan seperti cahaya. Untuk seketika, segala ketakutan dan kegelapan dunia sirna oleh keindahan kemuliaan Allah. Dan ketika para murid jatuh tersungkur dalam ketakutan, apakah yang dilakukan Yesus?
Dia mendekati mereka, menyentuh mereka, dan berbisik lembut: “Bangkitlah, dan jangan takut.” …
Hari ini, pada Pesta Transfigurasi Tuhan, genap tujuh minggu sejak Benjamin Vo dipanggil pulang ke rumah Bapa.
Bila kita mengenang Ben, kita teringat akan kehangatan dan keindahan jiwanya yang manis. Ingatkah kita bagaimana senyuman Benjamin—dengan gincu giginya yang comel di bawah sinar matahari yang cerah—selalu membawa keceriaan dalam keluarga? Seperti saat dia berdiri bangga bersama Bapa, Ibu, dan Ryan di bawah langit biru yang bersih di hadapan patung Bonda Maria … senyuman murni dan kelembutan hati Benjamin sentiasa membawa cahaya ke dalam setiap ruang yang diserinya.
Cahaya kasih yang dibawa Benjamin dalam hidupnya tidak pernah padam. Rasul Petrus mengingatkan kita hari ini bahawa firman dan janji Allah adalah “seperti pelita yang bercahaya di tempat yang gelap.”
Benjamin kini tidak lagi memandang kemuliaan Kristus dari jauh. Dia berada bersama Kristus di atas gunung kudus yang abadi. Wajah yang pernah tersenyum indah di bumi kini bercahaya dalam kemuliaan Syurga, berehat tenteram dalam dakapan Bapa.
Kepada Alan dan Thao yang amat dikasihi … dalam saat kerinduan ini, biarlah sentuhan lembut Yesus menenangkan hati kamu. Kasih murni yang kamu curahkan kepada Ben adalah abadi, dan Benjamin kini senantiasa menjaga kamu dari Syurga.
Kepada Ryan, teruslah membesar dengan semangat dan kebaikan abangmu. Kepada para bapa saudara, ibu saudara, dan semua yang menyertai doa ini dari jauh—terutamanya anak-anak yang sedang menderita dan keluarga yang memikul salib yang berat … dengarlah suara Yesus hari ini.
Dia menyentuh bahu kita dan berbisik: “Bangkitlah, dan jangan takut.” Bersama Bonda Maria, mari kita menatap cahaya Kristus yang tidak pernah padam. Amin.
For the intentions entrusted to Ben on our prayer wall:
At the Savior’s command and formed by divine teaching, we dare to say:
Bapa kami yang ada di syurga, dimuliakanlah nama-Mu, datanglah kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di atas bumi seperti di dalam syurga. Berilah kami rezeki pada hari ini, dan ampunilah kesalahan kami, seperti kami mengampuni orang yang bersalah kepada kami, dan janganlah masukkan kami ke dalam pencubaan, tetapi lepaskanlah kami daripada yang jahat. Amin.
Semoga Tuhan memberkati kita, melindungi kita daripada segala kejahatan, dan membawa kita ke kehidupan abadi. Dalam nama Bapa, dan Putra, dan Roh Kudus. Amin.
✝ Semoga Saudara sekalian dilimpahi berkat Allah yang mahakuasa: Bapa, dan Putra, dan Roh Kudus. Amin.